DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA STATISTIK DAN PERSANDIAN

DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA STATISTIK DAN PERSANDIAN

Kabupaten Sumbawa

Diskominfotiksandi dan BPS Kabupaten Sumbawa Perkuat Kualitas Statistik Sektoral

Diskominfotiksandi dan BPS Kabupaten Sumbawa Perkuat Kualitas Statistik Sektoral

Sumbawa Besar — Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksandi) bersama Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumbawa melaksanakan kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral serta Monitoring dan Evaluasi Pengumpulan Data Statistik Berdasarkan Daftar Data Daerah secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh pengelola data dan statistik dari perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Statistik Diskominfotiksandi Kabupaten Sumbawa, Isnaini Noer, S.E. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa data memiliki peran strategis dalam mendukung proses perencanaan, pelaksanaan, monitoring, hingga evaluasi pembangunan daerah.

“Data merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kualitas data sangat berpengaruh terhadap efektivitas pembangunan dan pengambilan kebijakan daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan statistik sektoral menjadi salah satu bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia. Melalui kegiatan pembinaan ini, perangkat daerah diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta kapasitas dalam pengelolaan data statistik sektoral, mulai dari proses pengumpulan, pengolahan, validasi, hingga penyajian data.

Pada sesi pembinaan, Statistisi Ahli Madya BPS Kabupaten Sumbawa, Hertina Yusnissa, S.ST., M.M., menyampaikan materi mengenai penjaminan kualitas statistik. Ia menjelaskan bahwa penjaminan kualitas statistik dilakukan secara terencana dan berkesinambungan agar data yang dihasilkan memenuhi standar kualitas serta mampu mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan daerah.

Dalam pemaparannya, Hertina menjelaskan sejumlah dimensi penting dalam kualitas statistik, diantaranya relevansi, akurasi, aktualitas dan ketepatan waktu, koherensi dan keterbandingan, aksesibilitas, serta interpretabilitas data. Selain itu, dijelaskan pula berbagai upaya penjaminan kualitas data pada setiap tahapan penyelenggaraan statistik agar data yang dihasilkan lebih akurat, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pengukuran kualitas data menggunakan prinsip SMART, yaitu Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time Based. Prinsip tersebut digunakan untuk memastikan indikator kualitas data dapat diukur secara jelas dan sesuai dengan tujuan kegiatan statistik.

Selain materi penjaminan kualitas statistik, BPS Kabupaten Sumbawa juga menyampaikan informasi terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Sensus yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali tersebut bertujuan menyediakan data dasar kegiatan ekonomi, struktur ekonomi, karakteristik usaha, hingga informasi terkait ekonomi digital dan ekonomi lingkungan.

Dalam sesi monitoring dan evaluasi, masih ditemukan sejumlah kendala dalam pengelolaan data statistik sektoral pada perangkat daerah, seperti keterlambatan penyampaian data, data yang kurang jelas, hingga ketidaksesuaian data yang memengaruhi kualitas statistik. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya peningkatan kualitas data, terutama pada aspek aktualitas, akurasi, koherensi, dan interpretabilitas data statistik sektoral.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap seluruh perangkat daerah dapat terus meningkatkan komitmen dalam pengelolaan data statistik sektoral sehingga mampu menghasilkan data yang lebih konsisten, tepat waktu, berkualitas, dan mendukung pembangunan daerah berbasis data sesuai prinsip Satu Data Indonesia.