BERITA

Kementerian Kelautan dan Perikanan RI akan turunkan Program Shrimp Estate di Kabupaten Sumbawa

Jumat, 23 Juli 2021   Admin   78  

Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melirik Kabupaten Sumbawa sebagai salah satu pilihan Program Shrimp Estate di Indonesia. Prrogram ini merupakan program pengembangan budidaya udang yang terintegrasi dalam satu kawasan. Bila dulunya dengan sistem konvensional maupun semi intensif dapat menghasilkan maksimal 4-10ton/hektar, dengan sistem ini produksi bisa meningkat sampai dengan 40ton/hektar. Selain itu sistem ini sekaligus dapat menjamin keberlanjutan usaha dan ekosistem perikanan mengingat sudah menggunakan analisis dan perencanaan bisnis yang matang.

Jum’at pagi ini (23/7/2021)  Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah bersama Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany, S.Pd, M.Pd menerima kunjungan Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Irjen Pol Victor Gustaf Manoppo beserta rombongan di Ruang Kerja Bupati Sumbawa.

Kunjungan ini, dalam rangka memantapkan rencana Program Shrimp Estate Kementerian Kelautan dan Perikanan di Tana’ Intan Bulaeng, untuk menggenjot ekspor Udang Indonesia hingga 250% dalam kurun waktu 2019-2024.

Didampingi oleh Sekda Sumbawa, Dandim 1607 Sumbawa, Wakapolres Sumbawa, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Bupati Mahmud Abdullah menyambut gembira adanya rencana program yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa ini, karena akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan menyerapan tenaga kerja di Kabupaten Sumbawa.

Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan RI mengatakan bahwa Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu daerah pilihan Kementerian Kelautan dan Perikanan, untuk mengembangkan program yang bernilai hingga 4,25 miliar dollar ini.

Selepas menggelar pertemuan di Ruang Kerja Bupati, Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviany, S.Pd, M.Pd mendampingi Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan RI beserta rombongan, meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Program Shrimp Estate KKP, yakni wilayah dan potensi Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara.

Wabup Novi disela-sela kegiatan membersamai Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan RI, berharap program ini dapat berjalan dengan baik sehingga warga pesisir Sumbawa dapat meningkatkan taraf hidupnya serta dapat menekan angka pengangguran yang nantinya berdampak pada perekonomian secara khusus di Kabupaten Sumbawa maupun di wilayah NTB umumnya. (ra/mckabsumbawa)

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Deklarasi Desa Lopok Kecamatan Lopok sebagai Desa STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat)

    Sumbawa Besar - Mewakili Bupati Sumbawa, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Syahruddin, S.H., menghadiri acara Deklarasi Desa Lopok Kecamatan Lopok sebagai Desa STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) pada Kamis pagi, (23/9) di Lapangan Garuda Desa Lopok.

    Pemda Sumbawa Anggarkan Rp 445 Juta untuk Rapid Test CASN

    Sumbawa - Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sumbawa telah menuntaskan proses verifikasi, terhadap usulan anggaran pelaksanaan Rapid Test Antigen peserta seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (PNS dan PPPK) 2021.

    APBD Perubahan Sumbawa 2021 telah di Ketok

    Sumbawa Besar - DPRD Kabupaten Sumbawa menyetujui penetapan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021 Menjadi Peraturan Daerah (Perda).