BERITA

Sosialilsasi Tata Kelola Program Modeling Tambak Udang Terintegrasi Kepada Masyarakat dan Pemilik Lahan

Jumat, 10 Juni 2022   Admin    131  
Kegiatan Sosialisasi Tata Kelola Program Modeling Tambak Udang Terintegrasi (Shrimp Estate), dilaksanakan di Aula Madilaoe ADT Lantai III kantor Bupati Sumbawa. Sambutan dari pihak pemda Sumbawa, dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris daerah kabupaten Sumbawa Drs. H. Hasan Basri, M.M. dalam sambutannya, beliau memaparkan terkait beberapa benefit atau manfaat serta harapan kedepanya terkait program ini. Turut hadir kepala dinas kelautan dan perikanan provinsi NTB, serta direktur kawasan dan kesehatan ikan dan ditjen budaya perikanan RI. Program Shrimp Estate ini akan di fokuskan di wilayah kecamatan Moyo Utara. Ada 3 Desa yang tergabung dalam program ini yakni, Desa Baru Tahan, Desa Kukin dan Desa Penyaring. Dalam pengelolaannya akan didampingi langsung oleh dinas kelautan dan perikanan kabupaten Sumbawa serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB. “Sebelumnya kami berencana mengambil wilayah kawasan poto tano, karena wilayahnya yang strategis dan luas lahan yang cukup, namun jika demikian terjadi maka masyarakat akan beranggapan itu hanya usaha pemda, tidak memberdayakan masyarakat secara langsung. Kita kan hadir untuk masyarakat bukan untuk pemda”. Ucap Sekda Kabupaten Sumbawa. Dilaksanakan tanggal 3 Juni 2022 lalu, terkait penandatanganan kerjasama dengan pemilik lahan sekalian survey lokasi. Total lahan sejumlah 245 bidang/petak. Harapannya realilsasi program ini segera dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa, mengingat pontesi kelautan dan perikanan yang melimpah, termasuk antusias warga juga, guna terwujudnya ekonomi biru berbasis kawasan di kabupaten Sumbawa. Dokumen legalitas untuk mengambil langkah – langkah strategis dalam membangun tambak udang terintegrasi ini perlu segera dirampungkan. Dilanjutkan dengan penyampaian materi sosialisasi oleh TB. Haeru Rahayu Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Dalam pemaparanya beliau menyampaiakan terkait desain lahan tambak yang nantinya akan di aplikasikan di lahan yang bersangkutan beserta manfaat yang akan di peroleh oleh pihak penerima manfaat program. Ada sekitar 195 pemilik lahan tambak yang terdaftar. “Total luas lahan tambak yang akan dijadikan lahan Shrimp Estate adalah 464 Ha, kolam yang akan digunakan untuk budidaya udang sekitar 200 Ha, ada banyak lahan yang tidak digunakan untuk tambak, akan dijadikan kawasan hijau, jangan khawatir, pemilik lahan akan mendapatkan hak yang sama.” Tutup beliau.
  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • ’’Cross Country Samota 2022’’, Sumbawa Bisa Menjadi Pusat Motor Trail Indonesia

    Sumbawa Besar - Dengan adanya Sirkuit Samota di Kabupaten Sumbawa, hal ini dapat menjadikan Pulau Sumbawa sebagai pusat Motor Trail di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, saat membuka event Cross Country Samota 2022, di Sirkuit Samota, Sumbawa, Minggu, 17 Juli 2022.

    Buka UKW, Bupati Sumbawa Harapkan Kemitraan Semakin Erat

    Sumbawa Besar - Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah membuka secara resmi kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (15/07/2022) pagi di Aula Hotel Grand Samawa, Sumbawa Besar.

    Bupati Sumbawa Tinjau Pembangunan Tahap II Bendungan Beringin Sila.

    Sumbawa Besar - Dalam rangka meninjau pengerjaan Bendungan Beringin Sila yang sudah memasuki tahap ke II, Bupati Sumbawa yang didampingi oleh Sekda Kab Sumbawa, Anggota DPRD Kab.Sumbawa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Sumbawa, serta Pimpinan OPD terkait meninjau langsung salah satu bendungan yang di proyeksikan sebagai bendungan terbesar di Sumbawa yang berlokasi di Desa Tengah, Kecamatan Utan.