BERITA

EVALUATOR PROGRAM SMART CITY, TEKANKAN PROPORSI ANGGARAN TEKNOLOGI INFORMATIKA KABUPATEN SUMBAWA

Rabu, 05 Oktober 2022   JUFRIE, S.Si, M.M   283  

Bupati Sumbawa diwakili Asisten III (Administrasi Umum) Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Ir. Dirmawan bersama seluruh jajaran OPD Kabupaten Sumbawa mengikuti kegiatan Evaluasi Implementasi Program Smart City Tahun 2022 secara virtual di Ruang Rapat Asisten Administrasi Umum, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa pada Selasa (04/10). 

Dalam paparan pengantarnya, Asisten Administrasi Umum mengatakan Kabupaten Sumbawa sebagai salah satu kabupaten dengan potensi kekayaan alam dan obyek wisata serta potensi lainnya memberikah share yang signifikan di NTB melatarbelakangi perlunya program smart city guna mendukung pembangunan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang relevan dengan tuntutan kekinian. “Dengan latar belakang ini kami ingin menguatkan pembangunan Kabupaten Sumbawa dengan pendekatan smart city, melalui integrasi teknologi informasi dan komunikasi ke dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa, ” tutur Asisten III. 

Paparan teknis evaluasi disampaikan oleh Kepala Bidang Teknologi Informatika, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Sumbawa, yang memaparkan progress 6 pilar yang menjadi dasar pelaksanaan program pengembangan smart city di Kabupaten Sumbawa yakni: (1) smart governance; (2) smart branding; (3) smart economy; (4) smart society; (5) smart environment; dan (6) smart living. Program smart city dalam pelaksanaannya dimasing-masing bidang memilki kendala dan tantangannya sendiri-sendiri. Dalam evaluasi tersebut, Kabid TI mengatakan program smart city di Kabupaten Sumbawa masih dihadapkan pada beberapa tantangan dikarenakan adanya refocusing anggaran dan beberapa aplikasi yang sedang dalam proses pembangunan sebagai dampak dari mandatori pemerintah pusat,” terang Kabid TI. 

Evaluator Implementasi Program Smart City memberikan catatan penting pada semua aspek penilaian yaitu terkait proporsi anggaran. Menurut evaluator, pelaksanaan implementasi teknologi informatika terutama program Smart City harus didukung dengan anggaran yang memadai karena dampaknya sangat signifikan terutama pelayanan public. 

Dalam proses selanjutnya verifikasi oleh tim evaluator, Asisten III memberikan komentar bahwa dalam rangka mendukung pengembangan smart city memerlukan sumber daya manusia yang unggul dan memiliki kompetensi. Oleh karena itu, rencana aksi dalam rangka peningkatan kapasitas SDM tersebut, antara lain dengan, bimbingan teknis dan pelatihan, serta perekrutan tenaga-tenaga programmer guna mendukung terlaksananya program smart city

Lebih lanjut, tim evaluator meminta tanggapan terkait keberlanjutan program smart city di Kabupaten Sumbawa, Asisten III menyampaikan Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimis, program smart city akan terus kembangkan, karena hal ini sangat berkorelasi dengan tuntutan masyarakat, dalam hal kemudahan terutama pelayanan publik dan juga penyelenggaran pemerintahan.  

Evaluasi telah berjalan dengan lancar dengan tanggapan dari peserta evaluasi dari OPD terkait sangat lengkap sesuai portofolio yang telah disampaikan pada kuesioner evaluasi. Smart city merupakan salah satu implementasi dalam menjawab tuntutan masyarakat yang sedemikan besar pada perbaikan layanan publik dan tata pemerintahan yang lebih efisien, efektif, dan akuntabel. Dengan demikian Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan terus melakukan penyempurnaan sistem ini dari segala aspeknya,” tambah Asisten III.

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Pembahasan Review Renstra 2021-2026 Diskominfotiksandi

    Sumbawa Besar (26/9/2022), Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Sumbawa mengikuti Pembahasan Review Renstra 2021-2026 Diskominfotiksandi bertempat di ruang rapat Bidang Pengembangan Perencanaan Bappeda Kabupaten Sumbawa.

    Diskominfotiksandi Kabupaten Sumbawa Laksanakan FGD Peningkatan Kapasitas Produsen Data untuk Penyusunan Metadata

    Rabu (21/09/2022) pagi, bertempat di Ruang Asisten Administrasi Umum, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, dilaksanakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) memperkuat koordinasi dan kerjasama Produsen Data dan Wali Data di Kabupaten Sumbawa.

    Dalam Rangka Penguatan Pelaksanaan Statistik Sektoral, Diskominfotiksandi Gelar Focus Group Discussion Statistik Sektoral Perangkat Daerah

    Kebijakan Satu Data Indonesia  berdasarkan Perpres No. 39 Tahun 2019 merupakan kebijakan tata kelola data Pemerintah untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses dan dibagi pakaikan.